| Beranda |
| Tentang Kami |
| Unit Usaha |
| Sumber Daya Manusia |
| Tanggung Jawab Sosial |
| Berita |
| Peta Situs |
| Hubungi Kami |
| Pencarian |
| Karir |
Statistics
Pengunjung: 1220355| SBY-JK Diminta Lanjut |
|
|
| Wednesday, 11 March 2009 | |
|
JAKARTA, KOMPAS - Pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia mengharapkan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla yang mengusung semboyan "Bersama Kita Bisa" dipertahankan dan diteruskan. Kebersamaan selama lebih dari empat tahun dinilai Hipmi telah membuat Indonesia makin stabil, damai, bersatu, dan dipercaya dunia internasional. "Hipmi berharap, bahkan sangat berharap, jiwa Bersama Kita Bisa dapat semakin diisi, dipertahankan, dan yang paling penting dapat diteruskan," ujar Ketua Badan Pengurus Pusat Hipmi Erwin Aksa dalam Sidang Dewan Pleno Hipmi di Jakarta, Selasa (10/3). Hipmi menilai, kebijakan ekonomi yang telah disusun dan di-laksanakan pemerintah saat ini sudah berada di jalan yang benar. Kebersamaan Yudhoyono dan Kalla selama empat tahun terakhir dinilai Hipmi sebagai yang memungkinkan hal itu. Presiden hadir dalam sidang Hipmi bersama Ny Ani Yudhoyono. Sejumlah tokoh nasional juga hadir, yang umumnya adalah senior Hipmi, seperti Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie, Ketua DPR Agung Laksono, Wakil Ketua MPR Aksa Mahmud, Ketua Kadin MS Hidayat, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal M Luthfi, dan Abdul Latief. Terhadap harapan Hipmi, Presiden yang sudah menyatakan diri akan mencalonkan kembali sebagai presiden dalam Pilpres 2009 menahan diri untuk menjawab langsung. Yudhoyono menanggapi harapan itu pada akhir pidatonya. "Kebersamaan itu memang bagus dan marilah kebersamaan kita, kita pertahankan, kebersamaan yang sejati. Ya, dengan demikian sinergis, gennya makin positif," ujar Yudhoyono.
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar MuhammadJusuf Kalla, yang juga Wakil Presiden, mengakui, dirinya akan bertemudengan Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan MegawatiSoekarnoputri, yang juga mantan Presiden, Kamis siang mendatang. "Itupertemuan silaturahim agar tercapai suasana politik yang damaimenjelang pemilu legislatif 9 April mendatang. Komunikasi politik sayalakukan dengan semua partai politik yang ada. Sebab, semua harus ikutbertanggungjawab pada masa depan bangsa," ujar Kalla, Selasa sore, saatdihubungi Kompas di Jakarta. Beberapa pekan sebelumnya Kalla diundangoleh Presiden Partai Keadilan Sejahtera untuk berdiskusi di KantorPusat DPP PKS di Mampang, Jakarta. Akhir pekan lalu. Kalla jugamenerima pengurus DPP Partai Persatuan Pembangunan yang dipimpin ketuaumumnya. Suryadharma Ali. Menurut Press Officer Wapres, Muchlis Hasyim,pertemuan Kalla dan Megawati akan dilakukan sambil makan siang bersamadi sebuah restoran.(HAR/INU) |











