| Beranda |
| Tentang Kami |
| Unit Usaha |
| Sumber Daya Manusia |
| Tanggung Jawab Sosial |
| Berita |
| Peta Situs |
| Hubungi Kami |
| Pencarian |
| Karir |
Statistics
Pengunjung: 695742| Bosowa Hasilkan Padi Super Di Wajo |
|
|
| Sunday, 30 August 2009 | |
|
AKSA : SULSEL Tidak Pernah Kehabisan Beras Wajo, Tribun (30/8)- Pendiri Bosowa Corporation , Aksa Mahmud, melakukan panen perdana pada jenis ciherang, Sabtu (29 Agustus 09), di Desa Mattirowali, Kec. Maniang Pajo, Kab. Wajo. Saat melakukan pemotongan perdana padi berkualitas super ini, aksa di dampingi Wakil Bupati Wajo Amran Mahmud bersama sejumlah pejabat Pemkab Wajo dan pimpinan Bosowa Corporation. Penanaman padi ini adalah hasil kerjasama Bosowa dengan sejumlah kelompok tani di daerah tersebut. Menurut ahli padi Shagir Samad, petani dalam pelaksanaan uji coba dibagi menjadi lima kelompok besar kemudian di pecah lagi menjadi sembilan kelompok kecil. Kelompok ini memakai istilah Cipue 1 sampai dengan Cipue 9, Cipue dalam bahasa bugis berarti separuh. Amran Mahmud mengaku bangga dan bahagia karena Wajo bisa dijadikan pusat penelitian penanaman padi super. Pihaknya berjanji membantu dalam pengadaan alat. Amran menjelaskan, dengan hasil enam ton per hektar sudah memadai. Luas area tanaman padi di Wajo sekitar 86 ribu hektar sementara uji coba dilakukan di 100 hektar yang semuanya berhasil. Sementara itu Aksa, mengatakan selama ini Sulsel dikenal sebagai lumbung pangan karena kontribusi itu dari beberapa daerah. “Orang Sulsel tidak usah takut kalau Elnino datang sebab kita sudah lihat hasilnya. Orang di luar Sulsel panik karena stok berkurang tetapi kita tidak pernah ada yang kelaparan karena kehabisan beras. Kita harus manfaatkan potensi daerah kita secara sungguh-sungguh”, katanya. Pejabat Pemkab Wajo yang hadir, diantaranya Kepala Dinas Pertanian I Putu Gede Artana dan Kepala Badan pertanahan Pangan Wajo Musafri. |











