| Home |
| About Us |
| Business Units |
| Human Resources |
| Corporate Social Responsibility |
| News |
| Sitemap |
| Contact Us |
| Search |
| Career |
Statistics
Visitors: 1293235| Semen Bosowa Siapkan Ekspansi US$ 25 Juta |
|
|
|
MediaTitle : INVESTOR DAILY
Journalist : As
Produsen semen nasional, PT Semen Bosowa, akan menginvestasikan US$ 25 juta untuk menambah kapasitas produksi pada tahun depan. Ekspansi itu akan dibiayai penjualan 10% saham PT Semen Bosowa dari Bosowa Corporation kepada CTI Group asal Jordania senilai Rp 60 miliar.
“CTI Group setuju untuk membeli 10% saham PT Semen Bosowa. Dananya akan kami gunakan untuk ekspansi,” ujar CEO Bosowa Corporation Erwin Aksa usai bedah buku Pengusaha Koperasi karya Bernhard Limbong di Jakarta, Rabu (21/10). Menurut dia, kerjasama strategis dengan CTI Group akan memperkuat permodalan dan akses pasar Semen Bosowa. Tahun depan, Semen Bosowa akan melakukan ekspansi senilai US$ 25 juta. “Kami akan menambah kapasitas produksi mesin penggiling semen sebesar satu juta ton,” ujarnya. Saat ini, lanjut dia, Semen Bosowa memiliki dua pabrik di Maros dengan kapasitas satu juta ton per tahun serta di Batam 1,8 juta ton per tahun. “Dengan penambahan kapasitas produksi, Semen Bosowa dihatapkan mampu memproduksi 3,8 juta ton pada 2011,” tuturnya. CTI Group merupakan perusahan terkemuka di Jordania yang bergerak di bidang pelayaran, flight carter, dan perdagangan internasional. CTI sebelumnya sudah menjalin kerjasama dengan Semen Bosowa dalam pengangkutan semen di Batam. CTI mengangkut bahan baku setengah jadi semen (klinker). Pemilik Bosowa Group Aksa Mahmud sebelumnya melakukan pertemuan dengan pengusaha terkemuka Jordania. Salah satunya adalah pemilik CTI Group, Nader A Dajani. Menurut Aksa, pihak CTI Group Jordania akan masuk ke Indonesia sebagai investor di bidang industri semen dan pengangkutan semen untuk ekspor. Menurut dia, CTI Group dipilih karena punya berpengalaman di bidang pelayaran dan pengangkutan. Dengan kerjasama CTI Group dan Bosowa, Aksa memperkirakan, Semen Bosowa menargetkan penguasaan pasar semen di Indonesia hingga 9%.(as) |











