| Home |
| About Us |
| Business Units |
| Human Resources |
| Corporate Social Responsibility |
| News |
| Sitemap |
| Contact Us |
| Search |
| Career |
Statistics
Visitors: 1219157| Semen Gresik Lanjutkan Proses Pembangunan Pabrik |
|
|
| Tuesday, 24 February 2009 | |
|
JAKARTA - BUMN semen nasional. PT Semen Gresik Tbk (SG), akan tetap melanjutkan pembangunan pabrik di Pati. Jawa Tengah, meski mendapat banyak perlawanan dari warga setempat Pabrik berkapasitas 2.5 juta ton yang menelan biaya USS 413 juta itu, kini dalam proses pembebasan lahan pabrik. "Kami tengah memverifikasi data pemilik lahan bekerja sama dengan Badan Pertahanan Nasional setempat" ujar Kepala Divisi Komunikasi SG Saifuddin Zuhri ketika dikonfirmasi di Jakarta. Senin (23/2). Dia menjelaskan, jika proses pembebasan lahan berhasil rampung Juni tahun ini, proses konstruksi akan dimulai pada semester kedua. "Kami akan all out untuk membangun pabrik di Pati," jelasnya. Seperti diberitakan, pabrik SG mengambil lokasi di tiga kecamatan di Kabupaten Pati, yakni Sukolilo, Tambak, dan Kayen seluas 2 ribu hektare (ha). Di lokasi ini terdapat karst yang menjadi sumber mata air bagi 250 ribu petani dan buruh tani setempat Hal ini menuai protes keras dari masyarakat.
Bahkan, tim survei sempat disandera oleh warga setempat. Kantor berita Antara melaporkan, puluhan pemuda yang tergabung dalam Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI) Pimpinan Kota Kudus pekan lalu menggelar aksi solidaritas pemuda menolak rencana pendirian pabrik SG di Kudus. Sebelumnya, LSM SHEEP Indonesia Sekretariat Program Jawa Tengah mengirimkan surat permohonan pemberhentian kegiatan persiapan pembangunan pabrik SG kepada Kapolres AKBP Burhanuddin. "Permohonan itu terkait denganbelum terwujudnya kesepakatan para ahli tentang karst Sukolilo, sebagaimana disebutkan dalam surat Kementerian Negara lingkungan Hidup RI No B-582/DEP III/LH/02/2009 perihal penetapan kawasan lindung karst Sukolilo." ujar Koordinator LSM SHEEP Indonesia Jateng Husen. SG Grup merupakan produsen semen terbesar di Indonesia, dengan pangsa pasar 43,5% per Desember 2008. Volume penjualan SG pada 2008 meningkat 9.8% menjadi 16.6 juta ton. SG Grup terdiri atas Semen Gresik, Semen Tonasa, dan Semen Padang. Selain membangun pabrik baru di Pati, SG juga berencana membangun satu pabrik baru di Sulawesi dengan kapasitas 2.5 juta ton bermodalkan investasi USS 345 juta. Saifuddin menerangkan, pembangunan pabrik di Sulawesi tidak mendapat perlawanan dari warga karena berada di lingkungan pabrik Semen Tonasa. Sebelumnya Presiden Direktur Bosowa Corp Erwin Aksa menuturkan. Bosowa menunda pembangunan pabrik di Pati senilai US$ 200 juta dengan kapasitas produksi 2 juta ton setahun, (coy). |











