| Home |
| About Us |
| Business Units |
| Human Resources |
| Corporate Social Responsibility |
| News |
| Sitemap |
| Contact Us |
| Search |
| Career |
Statistics
Visitors: 1219154| Rl-Yaman Kerja Sama Agrobisnis |
|
|
| Monday, 02 March 2009 | |
|
OLEH ERNA S.U. GIRSANG TRI D. PAMENAN
Bisnis Indonesia JAKARTA Pemerintah Indonesia dan Yaman sepakat meningkatkan kerja sama ekonomi, terutama dalam bidang perdagangan dan agrobisnis. Kesepakatan itu disampaikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono danPresiden Ali Abdullah Saleh setelah keduanya bertemu di Lanud Halim Perdana Kusumah, kemarin sore. Juru bicara kepresidenan Dino Patti Djalal mengatakan Presiden Yaman Ali Abdulah Saleh datang ke Indonesia sebetulnya untuk menghadiri acara World Islamic Economic Forum (WIEF). "Karena ada perkembangan mendesak di Yaman, di mana ada sidang khusus parlemen yang mengharuskan kehadiran presiden sehingga dengan menyesal Presiden Ali harus kembali ke negaranya sebelum konferensi dimulai, " ujarnya seusai pertemuan antara kedua kepala negara. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendarat di Lanud Halim perdana kusumah seusai menghadiri KTT ke-14 Asean di Hua Hin Thailand. Sementara Presiden Ali Abdulah berada di bandara untuk bertolak ke Yaman, kemarin. Menurut Dino, saat ini sudah ada perusahaan dari Yaman yang mendapat izin mengelola lahan kelapa sawit seluas 15 ribu hektare di Kalsel.
Di tempat terpisah, Erwin Aksa, Ketua Himpunan Pengusaha Muda
Indonesia, menilai masih buruknya iklim investasi dan lambatnya
kesiapan proyek menjadi kendala Indonesia untuk mendatangkan modal
asing, meskipun peluang itu telah dimasukkan dalam komitmen WIEF Young
Leaders Forum kelima. Dia menilai WIEF sebagai forum potensial dalam
mengatasi pengetatan kredit akibat adanya ketidakpercayaan dari
perbankan kepada pelaku usaha atau konsumen. Kerja sama ini diyakini
dapat meningkatkan kepercayaan antara anggota.
|











