| Home |
| About Us |
| Business Units |
| Human Resources |
| Corporate Social Responsibility |
| News |
| Sitemap |
| Contact Us |
| Search |
| Career |
Statistics
Visitors: 695740| WIEF Dukung Pertumbuhan Ekonomi RI |
|
|
| Monday, 02 March 2009 | |
Penyelenggaraan WIEF 2009
Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Erwin Aksa (kiri) didampingi Chairman of the WIEF Young Leader Forum Dato' Sri Nazir Razak (dua dari kiri), Chairwoman World Islamic Econimic Forum (WIEF) Dato' Norraesah Mohamad dan Ketua Umum Iwapi Rina Fahmi memberi penjelasan terkait kegiatan forum Ekonomi Dunia Islam (WIEF) yang ke-5 di Jakarta, Minggu (1/3). Forum digelar 1-4 Maret 2009 ini dihadiri sekitar 1.000 delegasi seluruh dunia
JAKARTA - Forum Ekonomi Islam Dunia atau World Islamic Economic Forum (WIEF) ke-5 diharapkan dapat membantu Indonesia untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Forum yang bertema Food and Energy Security and Stemming The Tide Of Global Financial Crisis tersebut sesuai rencana dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada hari ini, Senin (2/3). "ini dapat menjadi ajang bagi Indonesia untuk menginformasikan bahwa fundamental ekonomi dan keuangan di Tanah Air masih baik. Amerika Serikat saja mengakui hal itu," kata Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Erwin Aksa dalam konferensi pers penyelenggaraan WIEF ke-5, di Jakarta, Minggu. (1/3). WIEF menjadi ajang bagi 1.500 delegasi dari 35 negara untuk membangun kerja sama dan memperkenalkan ekonomi Islam yang terbukti lebih tahan terhadap krisis keuangan. "Kami kira dunia saat ini mengetahui bahwa ekonomi Islam lebih baik dibanding sistem ekonomi barat Pasalnya krisis saat ini merupakan akibat dari banyaknya manipulasi yang ditandai dengan terjadinya gelembung ekonomi (bubble)." ujar dia.
Senada dengan Erwin, Ketua Umum Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia
(Iwapi) Rina Fahmi Idris mengatakan, WIEF dapat menjadi ajang bagi
pengusaha untuk menjawab tantangan global. "Dalamforum ini pengusaha
wanita dapat bekerja sama, membangun strategi, dan berbagi informasi,"
jelasnya. Chairwoman WIEF Business Network Dato Norraeasah Mohamad
menambahkan, forum ini memberikan sebuah kesempatan langka untuk
menjemput kesempatan lintas wilayah. Sedangkan Chairman of the WIEF
Young Leaders Forum Dato Sri Nazir Razak Nazir Razak menilai forum
tersebut merupakan kesempatan bagi komunitas muslim untuk memperkuat
peran mereka di bidang ekonomi dan keuangan. "Saat ini merupakan
kesempatan emas bagi komunitas muslim untuk mengangkat isu pertumbuhan
dana dan keuangan. Hal ini sebagai alatuntuk merevitalisasi
kepemimpinan muslim dan mempertegas posisinya dalam tatanan dunia,"
tuturnya. Di sisi lain. Waki Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang
juga Ketua Panitia Pengarah (Steering Committee) WIEF ke-5 Irman
(lusinan mengungkapkan, Indonesia akan mempromosikan sedikitnya 12
proyek selama berlangsungnya WIEF ke-5. Proyek tersebut antara lain
tersebar di Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Kepulauan Riau, Sumatera
Barat, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi
Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Bali, dan Papua, (teh/ref)
|











