| Home |
| About Us |
| Business Units |
| Human Resources |
| Corporate Social Responsibility |
| News |
| Sitemap |
| Contact Us |
| Search |
| Career |
Statistics
Visitors: 695741| Negara Harus Mulai Fokus Pada Kaum Muda dan Wanita |
|
|
| Wednesday, 04 March 2009 | |
|
Jakarta, 3 Maret 2009 (Business News) Untuk menghindari krisis lebih mendalam dan tidak mengulang kesalahan yang sama di masa depan, negara harus mulai fokus pada kaum muda dan wanita, karena kaum muda itu nantinya yang akan mengambil alih kepemimpinan, sementara kaum wanita sering menjadi korban yang tidak berdosa atas krisis yang tidak diciptakannya. "Kalau kita tidak mempersiapkan mereka untuk nantinya memimpin sebuah usaha maupun negara, maka masa depan kita akan hampa sekali/Tun Musa Hitam, Chairman World Islamic Economic Forum (WIEF) yang juga mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia, mengatakan kepada Business News di sela-sela pelaksanaan The 5th WIEF yang berlangsung 2-3 Maret di Jakarta. Krisis global yang berimbas pada perekonomian hampir seluruh negara-negara berkembang merupakan pengalaman yang sangat menyakitkan. Sistim perekonomian di negara-negara maju yang semula dianut dan diagung-agungkan oleh negara-negara berkembang ternyata telah gagal, baik dalam teori maupun praktek. Karena itu, agar tidak mengulang kesalahan yang sama, negara-negara Islam harus mengubah paradigma perekonomiannya, dengan lebih fokus kepada kaum muda dan wanita. Dalam kaitan itu pula, perlu adanya pendidikan bagi penerus bangsa, tidak saja secara formal, tetapi secara menyeluruh, termasuk pendidikan masalah korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, dsb.
Perkuat kerjasama di antara kaum muda dan wanita Dato Dr. Norraeasah Mohamad, Chairwoman WIEF Business Network, mengatakan penyelenggaraan The 5th WIEF kali ini memberikan platform kepada para wanita pengusaha untuk memperkuat kerjasama di antara wanita pelaku usaha dari seluruh penjuru dunia dan membangun pemahaman yang sama atas kebutuhan bersama, tidak hanya sebagai seorang wanita tetapi juga sebagai pengambil keputusan sebuah bisnis. "Forum ini memberikan sebuah kesempatan yang langka untuk para wanita pengusaha menjemput kesempatan usaha di lintas wilayah." Erwin Aksa, Chairman Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mengatakan bahwa pengusaha muda harus mendapatkan dukungan dalam upaya mereka membangun kecakapan nilai profesional, inovasi dan berfokus pada sisi bisnis. The 5th WIEF memungkinkan terjadinya sebuah kesempatan untuk berhubungan dengan organisasi sejenis dari seluruh dunia berdasarkan kesamaan fokus. ( Pt) |











