Seperti tidak ada kata puas bagi Bosowa Group. Setelah ikut mengempit 25% saham PT.JLB1 lewat anak usahanya yakni PT.NI Tbk, Bosowa masih berminat mengakuisisi ruas-ruas tol lain di Indonesia. Sekedar catatan, saat ini Bosowa Group menguasai Nusantara Infratructure itu. Per-30 Juni 2009, Bosowa memiliki 62.61% saham emiten berkode META itu, perinciannya adalah melalui PT.Bosowa Trading International (56,46%) dan PT.Bosowa Utama (6.15%) saham. Pemegang saham lainnya adalah PT.Panin Life Tbk (8,82%), dan investor publik (28.57%).
Menurut Presiden Direktur NI Tbk, Muhammad Ramdani Basri, perusahaannya siap memasuki jalan tol yang siap dibangun. "Kami tertarik masuk ke jalan tol yang sudah atau belum dimulai, asal pembebasan lahannya sudah selesai dan siap dibangun,"tuturnya. Dengan begitu, perusahaan tidak terkena resiko pembebasan lahan yang berpotensi menggagalkan konstruksi. Kini, melalui Nusantara, Bosowa memiliki empat ruas jalan Tol. Selain ruas jalan tol JORR-W1, ada Bintaro-Bumi Serpong Damai lewat PT.Bintaro Serpong Damai, Bosowa-Makassar lewat PT.Bosowa Marga Nusantara, dan Seksi IV Makassar lewat PT.Jalan Tol Seksi Empat. Dari ketiga ruas tol tersebut, tahun lalu Nusantara meraup omzet Rp.104,56 miliar.